Tips Menjadi Ibu yang Sabar Bagi Anak

Pertemuan pagi itu menjadi seru karena Rini Suri (32) bercerita pengalamannya selama 20 hari menjadi mommy bagi putrinya, Berenice Filippa (1,6), tanpa bantuan pengasuh ataupun asisten rumah tangga. Semuanya dilakukan sendiri bersama pasangannya, Hendrik Aeng (36). Dua puluh hari itu adalah waktu libur panjang hari Raya Idul Fitri lalu, dari akhir Juli sampai awal Agustus. “Saya sempat kewalahan, kok Beren sulit sekali makannya. Padahal kalau saya tanya ke suster selalu ceritanya, makanannya habis dan minta tambah. Saya sempat putus asa, kenapa saat dengan saya kok makannya susah.

Semua aturan tentang makan yang dijalankan oleh suster, tidak berhasil saya terapkan. Makan tidak pernah bisa duduk di kursi makannya, harus ke taman sambil main. Padahal Beren sudah bisa tertib duduk di meja makan sebelumnya,” kisahnya menggebu. Sesungguhnya, Rini bukan tergolong ibu yang menyerahkan semua pengasuhan dan urusan putrinya kepada staf rumah tangga atau pengasuh. Wanita yang berprofesi sebagai model dalam kesehariannya ini mengaku selalu mengambil alih tugas pengasuhan Beren setiap masuk rumah seusai bekerja. Sampai-sampai sempat terlintas dalam benaknya, apakah ini hukuman dari Beren karena dirinya kurang memberikankan perhatian sehingga saat dipegang langsung oleh orangtuanya malah jadi sulit sekali. Namun, Rini bersyukur karena berhasil mendapat ilmu dalam pengasuhan anak, yakni harus ekstra sabar. “Ternyata masih banyak anak yang lebih rewel dari Beren,” tutur Rini yang mengaku sempat mengamati perilaku beberapa anak yang ternyata malah kerap meronta-ronta saat makan