Risoles Sebagai Menu di Catering Nasi Box jakarta

Risoles Sebagai Menu di Catering Nasi Box jakarta – Kekhawatiran ketika menjual produk yang sudah banyak dijual orang adalah bagaimana mengalihkan kebiasaan orang membeli pada suatu tempat ke tempat kita. Tentu ini tidak mudah. Winery merasakan kekhawatiran hal yang sama ketika ia memutuskan untuk menjual risoles. Padahal ia yakin, dengan cara jual yang tepat, masih ada peluang berjualan risoles. Terutama setelah melihat sang kakak yang suskses berjualan risoles matang di kawasan UI Depok.

Ia menyadari, produk yang dibuatnya harus berbeda dan tahan lama agar tidak rugi bila tidak terjual dalam satu kali produksi. Karena itu Nisa, nama panggilannya memutuskan untuk menjual risoles beku. Cara ini memang memecahkan kekhawatiran kalau produk tidak terjual habis, tetapi ada kendala yang lain lagi. Risoles yang dijual beku ini tidak bisa menyebar luas sekalipun dijual di toko. Karena itu ibu 4 anak ini kemudian memutuskan untuk memiliki reseller, seseorang yang bisa memasarkan produknya.

Maksimalkan Freezer Di Rumah

Setelah berdiskusi dengan sang suami, Eko Suwardiyanto (43), mereka menemukan formula jualan yang tepat. Cara tersebut harus memungkinkan siapa saja bisa ikut memasarkan produknya walaupun tidak memiliki freezer besar yang khusus. Nisa menggunakan sistem reseller dengan harga paket sangat terjangkau, yaitu Rp 200 ribu.

Dengan uang sejumlah itu para reseller mendapatkan satu pak untuk setiap jenis risoles, atau totalnya 9 pak. Karena jumlah risolesnya tidak banyak, mereka bisa menyimpannya di dalam freezer rumah tangga yang menyatu dengan kulkas. “Daripada hanya digunakan untuk membuat es atau menyimpan makanan, saya imbau ibu-ibu memanfaatkan kulkasnya untuk menghasilkan duit,” saran Nisa.

Bayangkan jika beberapa rumah di suatu wilayah bisa memanfaatkan kesempatan ini, tentu akan banyak sekali reseller yang memiliki kesempatan untuk menikmati bisnis ini. Terbukti ternyata cara ini berhasil. Nisa kini berhasil mengumpulkan 100 reseller yang tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, serta Bandung. “Di luar daerah ini kami masih terkendala soal distribusi yang bisa menjaga risoles agar tetap beku,” sambungnya lagi.