Manfaat Baby Spa untuk Bayi

Stimulasi dini pada bayi dibutuhkan untuk mendukung kematangan seluruh saraf tubuh dan membantu kerja otak sehingga anak dapat mencapai kecerdasan majemuk di masa depan. Kematangan struktur otak merupakan kunci bagi perkembangan fungsi sistem indra, gerak, dan kognitif manusia. Agar otak berfungsi maksimal, dibutuhkan kematangan saraf untuk membantu sistem kerja otak tersebut. Maka dari itu, dibutuhkan stimulasi dini pada bayi untuk membantu kerja otak dan kematangan seluruh saraf tubuhnya. Melalui stimulasi dini, sel-sel otak dirangsang sehingga berkembang dengan baik. Untuk diketahui, otak terdiri atas 3 bagian besar dengan fungsi yang berbeda-beda. Komponen terbesar dari otak disebut cognitive brain atau otak pembelajar.

Bagian ini merupakan area terbesar yang mengatur kecerdasan bahasa dan gerak si kecil. Sedangkan bagian lainnya berhubungan dengan kecerdasan visual, pendengaran, dan sebagainya. Banyak bagian di dalam otak yang harus distimulasi melalui rangsangan agar diperoleh hasil yang maksimal. Nah, salah satu cara untuk menstimulasi kemampuan bicara dini pada anak, salah satunya dengan menerapkan konsep neuroliterasi. Neuroliterasi merupakan bagian dari neurosains, yaitu ilmu dasar yang mengkaji otak, saraf sebagai organ, serta bagaimana organ tersebut berfungsi, termasuk gangguan yang mungkin terjadi pada organ. Pendekatan neuroliterasi penting untuk perkembangan kecerdasan anak karena area struktur otak jadi berfungsi secara berkesinambungan. Ini sejalan dengan tahapan perkembangan bahasa bayi yang bermula dari kemampuan bayi mengeluarkan berbagai bunyi atau babbling, diawali dari bunyi “labial” (bibir), “dental” (gigi), dan seterusnya hingga organ dalam mulut lainnya. Selanjutnya, kemampuan ekspresi bayi dalam menyampaikan bunyi-bunyian berkembang hingga membentuk suku kata menjadi kata dan menjadi kalimat.