Rumah Knockdown Murah dan Cepat Bagian 2

Lantai, Dinding, Atap

Setelah struktur utamanya berdiri, barulah atap, dinding, dan lantai dipasang. Untuk dinding tersedia 3 komponen. Pertama, partisi masif yang merupakan pembatas tidak tembus padang, terbuat dari panel gipsum. Berikutnya adalah panel pintu dan jendela. Ketiga partisi (panel) ini memiliki ukuran sama, yaitu 120cm x 140cm. Untuk atap, bisa menggunakan rangka atap biasa dari material kayu (solid atau olahan) atau baja ringan, dengan penutup atap dari seng atau fiber semen bergelombang.

Sedangkan lantai, bisa menggunakan bahan lantai yang dikembangkan para peneliti RISHA, seperti ubin PC abu-abu. Tetapi bisa dimodifi kasi dengan paving block. Semua komponen pembentuk RISHA dirancang sedemikian rupa agar mudah dibongkar pasang. “Pola pembangunannya mengacu pada permainan anak, Lego dan Tamiya,” ujar Arief.

Rumah Knockdown Murah dan Cepat

Bukan hanya furnitur yang punya teknologi knockdown. Rumah pun bisa dirakit di lokasi dengan mudah dan sangat cepat, layaknya merakit permainan Lego. T ahukah Anda bahwa kebutuhan rumah tinggal di Indonesia sangat tinggi? Berdasarkan sensus penduduk yang dilakukan oleh Biro Pusat Statistik (BPS) tahun 2010, kebutuhannya mencapai 3,5% per tahun, atau sekitar 729.000 unit per tahun.

Baca juga : outdoor furniture

Tiap tahun kebutuhan ini terus meningkat dan tahun ini (2014) diperkirakan mencapai 13 juta unit rumah. Tentu, kebutuhan ini harus dijawab dengan percepatan pembangunan rumah yang harganya terjangkau. Dengan latar belakang ini, Puslitbang Permukiman, yang bernaung di bawah Balitbang Kementerian Pekerjaan Umum, mengembangkan produk yang dikenal dengan nama RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat). RISHA menjadi begitu istimewa karena rumah bisa dirakit di lokasi dengan sangat cepat.

Komponenkomponen yang digunakan merupakan buatan pabrik sehingga kualitas terjamin. “Jika semua komponennya sudah tersedia, pengerjaan satu unit rumah seluas 36m2membutuhkan waktu 3 hari,” kata Dr. Ir. Arief Sabaruddin, CES., Peneliti Madya Bidang Perumahan dan Permukiman Pusat Litbang Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum. Tidak hanya itu, harga rumah knockdown juga sangat murah. “Hanya Rp1,4 juta/m2. Untuk rumah siap huni seluas 36 m2, biayanya Rp50,4 juta,”ujar pencetus RISHA ini.

Panel Beton untuk Struktur

Keunggulan RISHA terletak pada sistem strukturnya. Tidak seperti rumah pada umumnya, komponen struktur utamanya berupa panel beton bertulang yang terdiri dari 3 ukuran, yakni panel P1 berukuran 10cm x 30cm x 120cm, panel P2 berukuran 10cm x 20cm x 120cm, dan panel P3 (simpul) berbentuk “L”, dengan ukuran 10cm x 30cm x 30cm.

Ketiga jenis panel beton itulah yang digunakan untuk membuat konstruksi sebuah rumah, tidak ada bahan lain. Bahkan, untuk pondasi dan sloof, panel-panel itu juga yang dimanfaatkan. Panel-panel ini kemudian digabungkan dengan baut biasa yang banyak ditemukan di pasaran. Baut yang digunakan untuk merakit panel-panel struktur ini berdiameter 12mm, sedangkan untuk bagian nonstruktural berdiameter 10mm. Untuk pondasi, agar tak berkarat, sebaiknya digunakan jenis baut galvanis.

Mengurus Surat Tanah Cukup 1 Hari

Ingin mengurus sertifikat tanah tetapi terkendala waktu karena Anda harus bekerja? Tidak perlu khawatir! Kini, kantor BPN membuka layanan mengurus surat tanah di akhir pekan. Jadi Anda tidak perlu bolos kerja sekadar mengurus surat tanah. Menariknya, mengurus surat tanah kini prosesnya mudah dan biayanya murah.

Layanan mengurus surat tanah di akhir pekan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) ternyata sudah berjalan sejak satu tahun yang lalu. Nyatanya, masih banyak warga yang belum mengetahui layanan ini. Adi Nugraha (35), warga Tangerang Selatan mengaku bahwa bulan Maret lalu ia terpaksa bolos kerja demi mengurus surat tanah ke kantor BPN. Adi tidak tahu kalau BPN wilayah Tangerang Selatan sudah melayani pengurusan surat tanah di akhir pekan. “Saat sampai di kantor BPN, saya baru diberi tahu kalu ternyata mereka buka hari Sabtu dan Minggu,” kata Adi.

MENGHINDARI PRAKTIK CALO

Layanan akhir pekan di BPN ini merupakan salah satu langkah BPN untuk mengurangi praktik percaloan dalam mengurus surat tanah. Selama ini, banyak orang malas datang ke BPN untuk mengurus sendiri surat tanah mereka dan menyerahkan proses pengurusan ke calo. Alasan yang paling dominan adalah mereka tidak bisa bolos kerja atau terlalu banyak urusan di hari biasa.

Padahal, biaya yang mereka keluarkan untuk mengurus surat tanah melalui calo jauh lebih besar dibandingkan mengurus sendiri. Rendy (39) warga Serpong, Tangerang, mengaku dirinya pernah menggunakan jasa calo untuk mengurus surat tanah. “Waktu itu, saya harus mengeluarkan biaya Rp1,5 juta,” ucap Rendy.

Padahal, dengan mengurus surat tanah sendiri, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp100.000-an saja. Biaya itu meliputi biaya pendaftaran, formulir, dan sertifikat tanah asli. Yang menarik, proses ini tidak memakan waktu yang lama karena jika semua syarat sudah terpenuhi, surat tanah dapat langsung jadi di hari itu juga.

JAM KERJANYA BERTAMBAH

Tak hanya membuka layanan hari Sabtu dan Minggu, BPN juga menambah jam kerja di hari biasa. Di kantor BPN wilayah Kabupaten Bogor, misalnya. Sejak Oktober tahun lalu jam layanan kantor BPN Kabupaten Bogor ditambah 2 jam khusus untuk hari Senin, Selasa, dan Kamis. Dulunya beroperasi pukul 08.00—15.00 WIB, kini menjadi pukul 08.00—17.00 WIB.

Tentunya, ini menjadi nilai plus bagi BPN dan sebuah keuntungan bagi Anda yang ingin mengurus surat tanah. Hanya saja, nomor telepon yang tertera di website BPN pusat untuk menanyakan layanan Sabtu-Minggu ini sepertinya susah diakses. RUMAH sempat beberapa kali menghubungi nomor yang tertera di www.bpn.go.id, tetapi tidak ada petugas yang mengangkat.

Padahal, Menteri Agararia dan Tata Ruang sekaligus Kepala BPN, Ferry Mursyidan Baldan, menyerukan perbaikan layanan BPN saat peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) Nasional, tanggal 8 November lalu, termasuk di antaranya layanan Sabtu-Minggu di kantor BPN Jabodetabek dan kantor yang ditunjuk, serta pelayanan pertanahan di Car Free Day.

Kami merasa sayang saja jika semua perbaikan ke arah positif ini terdapat cacat. Kami berharap, semoga pelayanan ini terus ditingkatkan karena masyarakat terbantu dengan layanan ini. Apalagi, tak hanya mempermudah proses mengurus surat tanah tetapi biaya yang dikeluarkan pun terbilang rendah.

Hal lain yang juga penting dalam hal rumah adalah kenyamanan. Dibutuhkan sebuah genset untuk rumah sebagai sumber listrik cadangan. harga genset yang murah bisa didapatkan melalui Distributor resmi jual genset 850 Kva di Jakarta.

Apartemen Tidak Selalu Terbatas

Membuat apartemen senyaman rumah tapak dengan area hijau di dalamnya, bukan hal yang mustahil. Asal kreatif, Anda bisa menciptakan ruang-ruang fungsional layaknya rumah tapak. Ketersediaan rumah tapak di Ibu Kota dengan harga yang terjangkau rasanya sudah semakin jarang ditemui. Tren hunian vertikal pun merajai pembangunan kota-kota besar.

Selain menjadi alternatif ketebatasan lahan, kehadiran apartemen menjawab kebutuhan masyarakat bermobilitas tinggi akan hunian di pusat kota dengan gaya hidup yang lebih praktis. Yulius Setiarto, SH., konsultan hukum properti Setiarto & Partners Law Firm, menuturkan bahwa menjamurnya apartemen di pusat kota memberikan kemudahan baik dari sisi materi dan waktu. Hal ini jugalah yang membuatnya beralih dari yang semula tinggal di rumah tapak ke apartemen di pusat kota.

“Dulu saya tinggal di kawasan Alam Sutera dan bekerja di kawasan Kuningan. Butuh waktu setidaknya 2 jam menuju lokasi kerja dengan menghabiskan bensin setidaknya Rp6 juta setiap bulannya. Belum lagi gaji supir dan perawatan mobil,” tutur Yulius menceritakan. Namun rupanya, kehadiran apartemen sebagai salah satu alternatif hunian di pusat kota masih belum menjamah masyarakat lainnya.

Beberapa masih berasumsi bahwa tinggal di apartemen tidak senyaman tinggal di rumah tapak. Entah tidak ada halaman depan atau luas area yang terlalu sempit. Padahal, dengan sedikit sentuhan desain dan kreatifi tas, apartemen akan terasa nyaman layaknya rumah tapak.

Pandai Mengelola Elemen Ruang

Menurut Fadli Sirajuddin, arsitek dari biro arsitek a+Plan Architect and Interior Work, dalam menata apartemen mungil, Anda harus cerdas memanfaatkan elemen interior. Pertama, pastikan dinding tampil dengan warna cerah karena akan memberikan kesan lapang dan terang. Kedua, jika memungkinkan, gunakan cermin di satu sisi dinding untuk memberikan kesan luas. Ketiga, usahakan untuk membuat furnitur custom (membuat sendiri) sehingga dapat dibentuk multifungsi dan sesuai dengan ukuran ruang yang tersedia.

Hal ini menghindari ketidaksesuain dimensi furnitur siap pakai dengan ukuran ruang yang tersedia. “Misalnya, dengan membuat tempat tidur compact, yang dapat dilipat ke dinding sehingga saat tidak digunakan dapat dijadikan ruangan lain. Begitu pun dengan meja makan,” ujar Fadli. Tak hanya itu, Fadli juga menganjurkan untuk memanfaatkan ceruk pada dinding sebagai area penyimpanan. Menciptakan area hijau di apartemen dapat dilakukan dengan memanfaatkan balkon, yang biasanya memiliki standar ukuran 1m x 1,5m.

Dengan luasan ini, Anda dapat menanam tanaman-tanaman kecil atau tanaman rambat yang mudah dirawat. Tanaman rambat ini efektif menahan debu. Beberapa jenis tanaman rambat yang bisa dihadirkan antara lain Vernonia elaeafnifolia (curtain creeper) dan tanaman merambat berbunga seperti morning glory (quisqualis indica, air mata kucing, dan Mandevilla). Atau, Anda juga bisa menghadirkan kebun vertikal dan taman dengan menggunakan sistem tanam hidroponik.

Ubah Kebiasan Lama

Saat memutuskan untuk tinggal di apartemen, itu berarti Anda harus siap mengubah gaya hidup. Tinggal di apartemen menuntut sikap rasional, efisien, simpel, praktis, dan mandiri. Bila saat tinggal di rumah tapak Anda bisa mengoleksi barang tanpa memikirkan ruang, tinggal di apartemen menuntut Anda untuk mempertimbangkan barang yang ingin dibeli dengan ruang yang tersedia.

Bila terlalu banyak barang akan membuat ruang terkesan sumpek dan sempit, sedangkan bila menaruhnya di koridor akan mengganggu mobilitas penghuni apartemen lainnya. Fadli mengatakan ketika tinggal di apartemen, Anda harus lebih jeli melihat peluang ruang sisa. Misalnya, menciptakan area simpan di bawah sofa.

Selain itu, jangan pernah ragu untuk membuang barang yang tidak terpakai dan usahakan meletakkan barang yang telah diambil ke tempat semula ia berada. Hal ini bertujuan agar Anda terbiasa meninggalkan barang dalam keadaan rapi. “Jika sudah tidak dibutuhkan, jangan ragu untuk membuang barang-barang tersebut. Buatlah prinsip: satu barang baru masuk ke apartemen, maka 1 barang lama harus dikeluarkan,” ujar Fadli menutup percakapan.

Sebuah apartemen membutuh genset sebagai sumber listrik cadangan. Genset yang secara otomatis akan bekerja ketika listrik dari PLN sedang padam. Harga genset murah untuk apartemen di Surabaya bisa didapatkan jika membeli dari distributor resmi. Karena akan mendapatkan diskon harga serta barang yang selalu ready stock.